Dollar menanti anda..GRATIS..!!!

Jumat, 18 April 2014

Sebuah Kisah Cinta

Malam ini ia tertidur begitu lelap dengan  wajahnya yangpenuh kedamaian
Kurapatkan kembali selimutnya
Aku tidak mau laki – laki ini kedinginan
 
Aku tidak sanggup menahan airmata ini
Membayangkan ketika esok pagi terbangun, laki laki ini masih tak bisa melihat
Padahal, harapannya untuk bisamelihatku begitu besar
Sudah lamasekali ia berharap. Ya, sudah lama.
Dan sampai detik ini aku samasekali tidak bisa membantunya
 
Laki laki ini yang mengajariku tentang hidup
Laki laki yang matanya tak bisa ia buka untuk melihatku, melihat semuanya
Bagaimana aku tidak tersentuh?
Aku yang menganggap duniaku begitu buruk, duniaku tidak indah, dan aku selalu saja mengutuk dunia
Sedangkan laki laki ini berharap setengah mati untuk bisa melihat dunia
Dunia yangbaginya masih merupakan misteri, padahal aku disini sama sekali tidak pernah mensyukuri mataku yang sempurna, yang bisa melihat dunia yang tak bisa laki laki itu lihat
 
 
Kemudian kudapati aku jatuh cinta padanya
Pada laki laki buta ini
Dan dunia memang tak pernah menjadi sempurna
Mengapa laki laki buta ini justru dicintai oleh perempuan lemah sepertiku?
Perempuan yang  sama-sama meperjuangkan untuk bertahan hidup
Mengpa laki laki ini justru harus dicintai olehku yang samasekali  tak bisa berjanji untuk selalu ada di sampingnya bahkan ketika laki laki ini sudah bisa melihat...
 
*****
Pada akhirnya dunia selalu punya akhir cerita..
Namaku Dava, aku mantan laki laki buta
Kini aku bisa melihat, dengan harapan setengah mati  untuk bisa melihat wujud perempuan tulus yang selama ini selalu merawatku
Namun, kudapati aku harus kecewa
Ketika aku hanya bisa melihat perempuan cantik itu tertutup matanya, membujur kaku dan tak bisa memelukku seperti janjinya dahulu
Aku harus menahan pahit, bahwa mata yang kumiliki ini adalah matanya
Mata perempuan suci penderita kanker yang sangat aku cintai seumur hidupku
 
 
 
MAHARANIEICHA
Baca SelengkapnyaSebuah Kisah Cinta

Sejumput Kerasahan

Sore ini Miranti mendapati senja yang sama
Langit jingga yang  indah yang selalu menggodanya untuk tersenyum
Namun, Miranti tidak pernah tersenyum lagi
Ia sungguh bosan berpura-pur, sungguh bosan
Miranti meraih catatan di balik saku celananya
Sampai kapanpun,yang tertulis disana tak akan ia bagi
Baginya, tak ada orang yang dipercayainya
Dan tidak ada seorangpun bisa membantunya
Karena...
Hidup ini sudah membawanya ke jurang yang paling dalam
Ia hanya tinggal menunggu saat itu datang
Saat ketikaia tidak sanggup lagi bertahan
Dan, akan mati terkubur hidup-hidup
Senja masih saja menyuguhkan warna jingga
Dan seekor burung menatap Miranti dengan sedih
Miranti masukkan kembali catatan ke dalam sakunya
Meraih kotak rokok di meja dan menyulutnya sebatang
Demi Tuhan, ia tidak pernah merasa tenang..
MAHARANIEICHA
Baca SelengkapnyaSejumput Kerasahan

Senin, 14 April 2014

Kata Indah #1



“Jika hidup hanyalah sekali, Cintai dan Kasihi pasanganmu seperti kamu mencitai dirimu sendiri”.
“Jika kenyataan nya yang diharapkan tak bisa diharapkan, Sudahilah walaupun itu sangat menyakitkan”.
“Jangan menanti yang kenyataan nya tak pernah sedikit pun dia menantimu”.
“Cinta itu ada ketika hatimu tak ingin ke lain hati”.
“Hidup itu memang berat, Tapi kematian lebih berah daripada hidup”.
“Ingatlah dirimu..Karena akhirnya nanti kita akan terbungkus oleh tanah juga”.
“Cinta itu memberi tanpa harus meminta imbalan”.
“Waktu tak pernah bisa berhenti, Tapi kitalah yang akan terhenti oleh waktu”.
“Ribuan kilo kan ku tempuh,  Jika kamu memang pantas untuk di miliki”.
“Yang lalu tak pernah bisa kita lupakan, Tapi yang lalu pasti akan berlalu”.
“Mencitaimu adalah kebahagiaan yang tak bisa terlihat”.
“Jika kau terus dilukai, Ajarilah pasanganmu tentang apa itu arti sebuah kesetiaan”.

“Jangan sekali kali menyakiti hati wanita, Walaupun dia melukaimu, maafkanlah dia, Karna ibumu adalah seorang wanita..!!!”.


Roy
Baca SelengkapnyaKata Indah #1

Mati Terbungkus Rindu



Hey..Aku disana, di antara rindu dan tangis..
Hey..Kamu mendengarku?.”Wahai kebahagiaan dan ramai sorakmu..”
Jangan berliku – liku di antara yang lurus...
Dimana kamu kebahagiaan?.” Aku merintih di bawahmu..”
Hey..Apakah hatimu penuh pisau dan garpu?.
Aku akan mati terbungkus pilu...
Dimana rindumu wahai sang kebahagiaan?
Aku sudah bisa tersenyum, di antara tangis yang tak kunjung terbendung...
Nikmatilah kebahagiaan mu wahai sang kebahagiaan..
Aku akan pulang menikmati penderitaanku...

Roy
Baca SelengkapnyaMati Terbungkus Rindu

Takdir Berkata Lain


"Hidup itu hanya sekali, Jadi ajarilah pasanganmu tentang apa itu sebuah kesetiaan"

Kisah ini di mulai saat dia ( andi ) bertemu lagi dengan seorang wanita yang begitu baik dia adalah (ayu ) salah satu teman wanita andi yang begitu lama di kenal nya.
Andi adalah lelaki yang sangat liar dalam pergaulan, hingga tanpa sadar si ayu sebenarnya memendam rasa kepada andi, tapi si ayu tak cukup berani dan berpikir untuk bisa memilikinya karna si ayu takut jika di permainkan oleh Andi saat itu.
( Singkat cerita ) 3 tahun kemudian si ayu invete BB andi, dia dapat pin BB dari adik si andi yg masih berhubungan dengan si ayu, tapi ketika setelah di accept oleh si andi. Si ayu tak kunjug chat si andi karna mungkin dia berpikir si andi lupa padanya. Tapi tak di sangka andi chat si ayu lebih dulu.
Waktu terus  berjalan. Si andi pun ternyata sudah berubah, dia meninggalkan pergaulan nya yg liar dan fokus untuk masa depan. Si ayu pun senang sekali dengan perubahan si andi. Yang dimana dulu dia liar dan cuek padanya. Sekarang dia peduli kepada si ayu.
Dari hari ke hari mereka berkomunikasi dan tanpa sadar si andi juga mulai menyukai si ayu. Tapi si andi tak pernah tau jika si ayu dari dulu hingga sekarang masih suka dengan si andi.
Sebulan kemudian si ayu keceplosan kepada si andi, jika dia menyukai nya selama 3 tahun ini. Si andi pun terkejut dengan pengakuan si ayu. Dan andi pun mengaku bahwa dia dulu pernah sempat menyukai si ayu, tapi si andi tak percaya diri karena dia tak cukup pantas dengan gadis sebaik ayu.
Akhirnya setelah pengakuan mereka berdua itu pun terjalin lah sebuah kisah cinta antara si andi dan si ayu. Mereka berdua sangat romantis, hingga teman - teman dari mereka berdua pun iri melihatnya.
Bulan pertama hingga bulan ke enam mereka bagaikan dua pasangan kekasih yang tak pernah lepas seperti bulan dan bintang...
Bulan ke enam hingga 1 tahun mereka semakin seperti perangko (Keliatanya). Begitu besar cinta nya andi terhadap si ayu. Sehingga dia selalu memberi kabar kepada si ayu walaupun terkadang selalu sering si ayu lupa tak memberi kabar kepada si andi, jika jauh darinya. “Karena si ayu ini punya penyakit pelupa dan cuek”.
Bulan berikut – berikutnya si ayu mulai berubah dengan semuanya. Tapi si ayu gak pernah mau bercerita masalah yang menimpanya kepada si andi. Karna mungkin dia bingung dengan suatu pilihan yang mungkin sulit untuk di pilihnya.
Bulan ke 18 si ayu pun mulai aneh dan akhirnya dia mengaku bahwa dia di jodohkan oleh keluarganya. Itu membuat sebuah hantaman berat bagi si andi. Karna mereka berdua sudah punya rencana menikah 2 tahun lagi.
Akhirnya si andi pun tetap berjuang bagaimana dia bisa lebih dulu menikahi si ayu. Dalam waktu 8 bulan dia harus mendapatkan uang 100jt untuk nikah dan mempunyai rumah dengan pekerjaan yang mapan setidaknya penghasilan 10 juta perbulan. Itu permintaan orang tua si ayu. “Dan itu adalah hal yang paling mustahil bagi si andi, karena dia hanyalah musisi lokal”.
Tapi di saat andi berjuang mati – matian, si ayu jarang menghubunginya dan ternyata setelah sebulan dari kejadian itu si ayu ternyata ketahuan berselingkuh dengan laki – laki lain yaitu pilihan dari bapak nya.
Begitu hancurnya hati si andi, saat itu juga andi menetes kan air mata di mana dia dulu tak pernah meneteskan air mata karena seorang wanita. Sejak kejadian itu andi marah besar kepada si ayu, kenapa dia tak memberitahu kepada si andi.
Beberapa minggu kemudian si ayu datang dan meminta maaf kepada si andi. Si ayu bercerita bahwa dia masih sayang dan cinta sama si andi, akhirnya andi mau menerima dia kembali dan saat itu si ayu memang sudah tak bersama cowok pilihan bapaknya lagi.
Andi semakin semangat untuk berjuang kembali, tapi lagi – lagi di waktu yg tak tepat, si ayu mulai aneh kembali, dan ternyata benar. Ketika si ayu kerumah si andi, si andi pun meminjam HP si ayu, dan ternyata benar si ayu mempunyai hubungan lagi dengan cowok lain. Si andi pun jatuh lemas hingga tak kuasa mau berkata apa. Ayu pun meminta maaf kepada andi kembali. Dia meminta andi untuk memahaminya. Tapi lagi – lagi si andi mau memahaminya dan meminta nya untuk memutuskan cowok pilihan nya sendiri dan bukan pilihan bapaknya lagi.
Si andi pun terus – menerus berpikir dan bekerja bagaimana cara mendapatkan uang, rumah dalam waktu 6 bulan lagi. Si andi pun tak pantang menyerah dia berwirausaha dan mencari celah untuk mendapatkan ke inginan bapak si ayu.
Tapi seminggu kemudian si ayu seperti biasa, tak pernah menghubungi si andi dan andi pun geram karna sms pun gak di balas, apalagi telpon. Tapi keika si andi mengirim pesan ke ayu bahwa andi mau kerumah si ayu, si ayu pun langsung menelpon andi dan ayu meminta agar dia tak kerumah dan bisa memahami dirinya lagi.
Dalam perbincangan singkat lewat telepon itu si ayu bilang bahwa bapaknya ingin menantunya S1, dan itu sudah sangat sekali membuat si andi jatuh. Karena tak mungkin mendapatkan S1 dalam waktu 5 bulan. Karena si andi dulu baru kuliah ketika jadian sama si ayu. Sebelumnya si andi gak ingin kuliah.
Setelah dari kejadian itu hingga sekarang si andi maupun si ayu tak pernah bertemu dan tak pernah berkomunikasi lewat media apapun, dan sakitnya lagi mereka pun tak pernah berkata putus.
Sekarang si andi pun mulai sadar bahwa cinta itu tak harus memiliki, hidup itu hanya sekali, Jadi ajarilah pasanganmu tentang apa itu sebuah kesetiaan.
Walaupun begitu besar cinta si andi kepada si ayu hingga sekarang. Si andi berterima kasih kepada si ayu, karena setelah kejadian itu kita bisa menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Sejenak ku merasakan bahagia dengamu dengan beribu kenangan yang tak ingin ku hapus dan akan selalu kunikmati, dan biarlah waktu yang akan menghapus namamu dengan sendirinya.

Roy
Baca SelengkapnyaTakdir Berkata Lain

Kisah Lama Yang Muncul Kembali

kembali ke Bali setelah sekian lama aku pergi. berjalan mengintari indahnya pantai kuta bersama senja. hembusan angin pantai seperti mengantarkan sejuta kenangan yang telah ku pendam dalam. aku menghampiri Larissa yang sedang duduk di samping penjual minuman bersama beberapa temannya.
"segitu kangennya sama Bali ya? lama sekali kau berjalan mengitari pantai ini" dengan melemparkan sekaleng beer, Larissa mempersilahkan aku duduk di sampingnya.
"untuk kurun waktu 3 tahun meninggalkan tempat ini, yaa dapat dikatakan sebenarnya aku sudah terserang homesick yang amat parah. haha" sambil meneguk beer yang Larissa berikan, aku terdiam mendengarkan suara ombak dan bisingnya orang-orang di sekelilingku. tanpa aku menyadari akan suatu hal yang ganjal disini.
"Carlin!" teriakan Larissa menyadarkanku dari lamunan.
"for God’s sake Larissa! what’s up?! kau sangat mengagetkanku!"
"hehehe calm down girl! ada seseorang yang ingin bicara denganmu" dengan bahasa tubuh yang menunjuk kearah belakang, larissa menggeserkan posisi duduknya dan kini aku mulai tersadar.
"Ren?" sapaku ragu. mata kita saling beradu penuh tanya. tak ada jawaban darinya, hanya senyum manis penuh makna. sampai tiba-tiba aku merasakan perih di dada.
"Ren Prayoga?" kembali aku bertanya.
"hey Carlina Putri" jawabnya. detak jantungku mulai tak beraturan saat mendengar dia kembali mengucapkan namaku, nama lengkapku. Ren Prayoga adalah adik kelasku semasa SMA. tapi dia lebih dari sekedar adik kelas bagiku.
"3 tahun tak bertemu, kau tak ada bedanya. masih dengan behel yang menempel di gigimu. haha" candaku.
"3 tahun tak bertemu, sudah seperti berbicara dengan turis. logatnya sudah tak asli indonesia. susah..haha"
aku tertawa lega. aku pikir dia masih tak peduli denganku dan masih ingin menutup diri dariku. kejadian 3 tahun lalu, aku dan Ren..tentang perlakuanku padanya yang menyakiti hatinya telah membuat Ren kecewa dan marah padaku. bahkan saat aku akan berangkat ke jerman, ia tak mengucapkan sepatah katapun untukku. dan selama itu pula aku dan dia hanya saling berdiam diri satu sama lain. hanya dapat memendam puji dan caci maki di dalam hati. 
sekarang, hari ini, aku dan dia saling bertukar cerita, hayalan, canda tawa serta senyuman. kini ku mulai merasakan kerinduan yang mendalam. dia kembali hanya untuk membuka kenangan tentang “kita” yang dulu pernah tercipta. melegakan hati yang selama 3 tahun meradang jika ingat tentangnya..tentang “kita” kali ini, senyumnya, bulan dan semilir angin dengan perpaduan suara ombak di pantai kuta menjadikan malam terakhirku di Bali terasa sangat berarti lebih. cerita tentang Ren Prayoga muncul kembali…

PUTIUT
Baca SelengkapnyaKisah Lama Yang Muncul Kembali

Obrolan Tengah Malam


sudah larut malam carlist..kenapa kau tak segera beristirahat ?" suara hillary terdengar samar samar dari telepon .mungkin karena hujan di luar sana yang menyebabkan sinyal sedikit tersendat
"aku tak bisa tidur hil..apa kau terganggu karena aku menelponmu selarut ini ?" carlist melihat jam dinding yang terpasang di sudut kamar .menunjukan pukul 01:02 dini hari "ya sudahlah hil, kau sebaiknya tidur .sudah sangat larut untuk berpincang denganmu melalui telpon"
"tidaaakk! aku sama sekali tidak merasa terganggu..hanya saja aku mengkhawatirkanmu car" helaian nafas hillary terdengar dari balik telpone "aku sangat khawatir dengan keadaanmu yang sering tidur terlalu larut, makan tak teratur, jadwal kegiatanmu yang padat..sama sekali tak imbang dengan istirahatmu car" suaranya meninggi
"tenang saja..porsi makanku masih melebihi porsi tukang angkut barang berat kok haha" gurauan carlist sama sekali tak membuat hillary tertawa .
"kau ini kenapa ? sungguh, aku mengkhawatirkanmu! apa yang sedang kau pikirkan sih ?" kini suara hillary terdengar serius
carlist hanya mendesah resah..”aku masih memikirkan lio..sudah lama aku menghindarinya .bahkan hampir setaun aku sama sekali tak pernah berbicara dengannya .apalagi bertemu” suaranya bergetar lembut menahan tangis
"aku tau perasaanmu..tapi ya sudahlah..toh dia hanya sekedar melihatmu tanpa berbicara sepatah katapun"
"justru itu yang membuat hatiku getir! kenapa dia bersikap seolah olah sama sekali tak mengenaliku ?" air mata carlist jatuh seakan tak dapat ia tahan lagi .ia berusaha untuk tidak terisak karena ia sama sekali tak ingin membuat hillary khawatir berlebih terhadapnya "makluk itu muncul lagi entah dari dunia mana selama ini ia pergi dan sekarang tanpa ada rasa bersalah atau apapun itu dia kembali..jelas jelas dia melihatku namun tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya ?" suara carlist terdengar emosi
"tenang carlist..tenang.." hillary sendiri bingung harus berbicara apa "aku..emm..aku yakin ada alasan dibalik itu .mungkin ia merasa tak enak ingin menyapamu setelah sekian lama ia berusaha menghindarimu karena wanita itu"
carlist menatap kekosongan langit langit kamarnya .berharap ada bintang jatuh dan ia dapat meluncurkan semua permintaan yang dengan sekejap dapat terkabulkan seperti di film film kartun kebanyakan..sungguh melankolis
"aku nggak tau harus nunggu sampai kapan..aku nggak bisa nahan sakit ini buat berjuta juta taun lagi..aku nggak bisa terus terusan sakit kalo aku inget sama dia .nggak cuma lio..ren juga!" carlist menghela nafas "hanya mengingatnya saja sakit apa lagi kalau sampai bertemu dengannya .aku nggak bisa terus terusan kayak gini"
"sudah jelas hatimu itu ingin berlabuh ke lio tetapi kau memaksakan untuk memilih ren .dan saat itu juga ren menyadari bahwa hatimu tak sepenuhnya mencintai ren .jangan menyalahkan jika ren melepasmu" hillary mengingat kejadian lalu yang pernah carlist, ren, dan lio alami "dan untuk lio..kalian tau yang terbaik .lio telah memilih..hatinya telah dipilih pula .jangan memaksakan kehendak .kau tau, dia tau dan hati kalian pun tau jika kalian memang memilih jalan yang terbaik .lio melepasmu karena ia tau kalau kalian memang tidak bisa"
hati ini sakit..bahkan hanya untuk mendengar namanya saja aku tak mampu, bisik carlist dalam hati .namun ucapan hillary membuatnya sadar bahwa carlist, ren, dan lio memang memilih yang terbaik..tidak bersama satu diantara mereka memang yang mungkin menjadi yang terbaik untuk carlist..entah sampai kapan

PUTIUT
Baca SelengkapnyaObrolan Tengah Malam